Metode Menyusun Kampanye Viral Marketing

Bayangkan Kamu mempunyai satu posting di Facebook menciptakan lebih dari 42. 000 interaksi, menggapai 2, 8 juta orang. Bayangkan pos itu mempromosikan produk yang mempunyai nilai komersial nyata buat bisnis Kamu. Saat ini, bayangkan bila Kamu apalagi tidak menghabiskan satu dolar juga buat itu. Seperti itu kekuatan pemasaran viral.

Denis Piszczek merupakan wirausahawan yang diketahui luas sebab mengoordinasikan kampanye pemasaran viral yang kokoh serta berlabel di Facebook serta Instagram, tercantum contoh di atas, yang dia koordinasikan atas nama Kinder Bueno. Aku duduk dengannya buat menguasai gimana ia merumuskan kampanye viral, baik di taman Facebook- nya sendiri, semacam Faktglaublich serta Video Trends- dua taman viral terbanyak di Jerman- dan buat klien di segala dunia.

Menguasai Virality

Buat menggunakan perkembangan eksponensial dari kampanye pemasaran viral, berarti buat terlebih dulu menguasai kenapa orang berbagi perihal. Bagi suatu riset yang dicoba oleh Consumer Insight Group di New York Times, orang- orang berbagi hal- hal buat” memperkaya kehidupan orang lain” serta” mendefinisikan” diri mereka sendiri dalam komunitas apa juga yang mereka simak.

Akhirnya menegaskan pada Piramida Kebutuhan Maslow, di mana 2 tingkatan hierarki paling atas yang mendesak kita buat berbagi merupakan motif realisasi diri serta ego. Dengan kata lain, begitu kita merasa nyaman, kita mau menguatkan rasa mempunyai, serta berbagi sosial merupakan sinyal kokoh yang digunakan buat menggambarkan perasaan mempunyai Kamu. Namun dengan begitu banyak kebisingan di media sosial, tidak terdapat kekurangan konten ekspresif yang tersebar lewat umpan kabar. Seperti itu sebabnya para periset lebih lanjut mengenali gimana motivasi kita buat berbagi berkorelasi dengan sebutan yang diucap” valensi emosional.” Dalam sebutan awam: Terus menjadi banyak konten yang dibebankan merupakan kala menguatkan kebahagiaan ataupun kemarahan, terus menjadi besar motivasi buat membagikannya. Pada dasarnya, orang- orang berbagi dalam menjawab faktor emosional yang menguatkan pengelompokan sosial serta bukti diri mereka, dengan kemauan buat memperkaya kehidupan orang lain. Konten Kamu bisa diformulasikan buat melaksanakan perihal itu.

Metode Merancang Virality

Bagi Piszczek, viralitas mengaitkan banyak keberuntungan, namun terdapat banyak metode buat mengoptimalkan kesempatan Kamu. Inilah catatan cek yang disarankannya:

1. Menguatkan persona tim.

Supaya konten bisa diambil, langkah awal merupakan mengirimkan tema yang menguatkan bukti diri tim. Membuat konten memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang pemikiran dunia, tantangan, ketakutan, atensi, serta motivasi audiens sasaran. Salah satu metode buat mengenali ini merupakan dengan memandang apa yang tersebar di antara komunitas online yang relevan dengan audiens Kamu. Memakai layanan semacam CrowdTangle, saat ini dipunyai oleh Facebook, ataupun apalagi memindai subreddits yang relevan, bisa menolong mengenali apa yang sukses.

2. Merangsang emosi cocok dengan valensi emosional.

Buat merangsang respons emosional, itu butuh mempunyai tingkatan kejutan, merangsang valensi emosional positif ataupun negatif yang kokoh, selaras dengan konteks audiens Kamu. Piszczek kerap memilah buat fokus merumuskan konten yang mendesak emosi positif semacam kekaguman, kegembiraan serta kebahagiaan, sebab ini lebih baik buat membangun merk. Walaupun ia mengakui kalau rasa khawatir yang mencolok kadang- kadang digunakan bagaikan motivator yang kokoh serta tidak boleh diabaikan.

3. Kecernaan.

Bersumber pada penemuan di Laporan State of Attention, konten yang menunjukkan narasi menarik yang dikombinasikan dengan visual serta diskusi yang memicu sangat sesuai buat menarik atensi orang. Memanglah, virality terpaut erat dengan menangkap atensi. Terus menjadi gampang buat menguasai pesan, terus menjadi gampang buat dibagikan. Piszczek kerap memakai video di media sosial dengan subtitle besar yang ditulis dengan jelas yang lekas berdialog kepada bukti diri audiens di frame awal. Dengan begitu, dikala pengguna menelusuri umpan kabar, lumayan melirik video saja telah lumayan buat menangkap tema utama. Berarti pula buat membuat konten bersumber pada platform tujuan Kamu membagikannya. Misalnya, Facebook memprioritaskan video panjang, sedangkan Instagram lebih suka klip pendek.

4. Pemakaian instan.

Piszczek sangat yakin kalau konten viral butuh membagikan nilai instan kepada audiens tanpa nampak semacam Kamu mengiklankan produk. Berbagi nilai instan merupakan wujud mata duit sosial yang menggunakan gagasan buat memperkaya kehidupan audiens Kamu.

Viral Marketing buat Meningkatkan Merk Anda

Merupakan satu pencapaian buat jadi viral dengan menghasilkan konten yang membangkitkan respons emosional serta memotivasi aksi sekelompok orang, namun itu merupakan pencapaian lain( meski jauh lebih susah) buat melaksanakannya dikala mempromosikan suatu merk. Tipe pemasaran ini membutuhkan virality yang bijaksana, ialah konten yang butuh memposisikan merk Kamu dengan baik sembari menimbulkan seluruh elemen kampanye viral. Kala Piszczek mulai bermain- main dengan pemasaran viral, dia didekati oleh merk buat mempublikasikan konten di jaringannya. Buat senantiasa setia pada audiensi serta membagikan nilai pada merk, Piszczek berupaya keras buat membenarkan kalau atensi komunitas sesuai dengan atensi pengiklan. Ia memakai CrowdTangle buat menganalisis konten yang dikeluarkan oleh merk serta mengenali apa yang sukses tadinya serta membuat profil audiens merk.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>